Talumopatu – Dalam rangka memastikan efektivitas dan keberlanjutan program ketahanan pangan, Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Pemerintah Kecamatan Tapa, Pemerintah Desa Talumopatu Dan Tim Pendamping Desa Kabupaten Bone Bolango melakukan peninjauan langsung ke Dusun II Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, pada a, 03 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian monitoring akhir terhadap pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran (TA) 2025, untuk memastikan bahwa intervensi yang diberikan benar-benar berdampak pada stabilitas pasokan pangan di tingkat akar rumput.
Desa Talumopatu, yang merupakan ibu kota Kecamatan Tapa, dipilih sebagai salah satu titik prioritas evaluasi. Dengan luas wilayah 102.83 hektar yang terbagi dalam empat dusun, desa ini memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan pangan lokal bagi sekitar 1.965 jiwa penduduknya.
Selama peninjauan, tim memantau beberapa indikator utama, antara lain kondisi fisik dan pengelolaan Lumbung Pangan Desa, pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) bantuan TA 2025, serta kesiapan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang dikelola oleh kelompok tani setempat.
Mantan Pj.Kepala Desa Talumopatu RANTI DODA, SE, menyatakan bahwa monitoring ini bersifat komprehensif.
"Monitoring TA 2025 ini bukan sekadar formalitas administratif. Kami ingin memastikan bahwa setiap alokasi anggaran yang telah diserap benar-benva memberikan dampak nyata. Di Desa Talumopatu, kami melihat antusiasme kelompok tani yang tinggi dalam mengelola bantuan, namun kami juga perlu memastikan sistem penyimpanannya tahan terhadap cuaca ekstrem," ujar RANTI DODA selaku mantan PJ. KEpala Desa di sela-sela peninjauan di Kantor Desa Talumopatu.
Berdasarkan hasil evaluasi lapangan, pelaksanaan program ketahanan pangan di Desa Talumopatu secara umum berjalan sesuai dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP). Pengelolaan lumbung pangan dinilai sudah tertata dengan baik dan transparan.
Meski demikian, tim monitoring juga mencatat beberapa rekomendasi tindak lanjut, di antaranya:
Perlunya peningkatan kapasitas penyimpanan (gudang) untuk mengantisipasi kelembapan tinggi saat musim hujan.
Optimalisasi pendampingan teknis dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk mendorong regenerasi petani milenial di keempat dusun.
Penguatan jejaring distribusi hasil panen ke pasar lokal di Kecamatan Tapa agar harga tetap stabil dan menguntungkan petani.
Menanggapi hasil monitoring tersebut, Kepala Desa Talumopatu, Nama Kepala Desa Definitif NORTON NEO, S.IP, menyambut baik kehadiran dan masukan dari tim.
"Kehadiran pemerintah daerah sangat membantu kami dalam mengidentifikasi kendala di lapangan secara objektif. Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan desa ini sebagai salah satu penyangga kebutuhan Kabupaten Bone Bolango ke depannya," pungkasnya.
Ke depannya, Pemerintah Desa Talumopatu akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Tapa untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi tersebut, guna memastikan program ketahanan pangan TA 2025 memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Bone Bolango.
(Tim Humas / Redaksi Desa Talumopatu)