Warisan Sejarah

Asal Usul Desa Talumopatu

Menelusuri jejak peradaban sejak masa Kerajaan Bulango

Masa Kerajaan Bulango (~15 M)

Awal mula terbentuknya Desa Talumopatu Kec. Tapa terjadi pada masa sejarah kerajaan Bulango sekitar tahun 15 Masehi. Pada waktu itu kerajaan Bulango dipimpin oleh seorang Raja yang bernama Raja Pulu Moduyo (Lelaki yang memiliki kesaktian, arif dan bijaksana) merupakan salah satu wilayah kerajaan terbesar dari 5 kerajaan yang ada di Gorontalo.

Pada masa jayanya Kerajaan Bulango terdiri dari 7 Kerajaan kecil:
Kerajaan Huidu
Kerajaan Popodu
Kerajaan Toluwaya
Kerajaan Sinandaka
Kerajaan Buntho
Kerajaan Toto Iya
Kerajaan Mamalia

Tiga Kerajaan di Wilayah Talumopatu

Tiga kerajaan kecil dari tujuh kerajaan tersebut wilayah kekuasaannya terletak di Desa Talumopatu, meliputi:

  • Kerajaan Popodu
  • Kerajaan Toluwaya
  • Kerajaan Huidu

Posisi wilayah ketiga kerajaan tersebut kini menjadi Pusat Ibu Kota Kecamatan Tapa.

Makna Nama "Talumopatu"

Pemahaman dan Pengertian awal mula terbentuknya Desa Talumopatu berasal dari Pengertian sebagai berikut:

Bahwa Pusat Kerajaan Bulango yang dipimpin oleh Raja PULU MODUYO Terletak di Kerajaan Huidu, maka Nama Desa Talumopatu dapat diartikan sebagai berikut:

  • Talu (dari suku kata Totalu) : mempunyai pengertian di depan, atau di hadapan
  • Mopatu (dari Suku Kata Mopatu) : mempunyai pengertian Panas, atau semangat
Arti Utuh: "Totalu/Tataluwa mopatu tio" dapat diartikan bahwa "Di hadapan akan dilaksanakan dengan penuh semangat".

Raja PULU MODUYO adalah seorang raja yang mempunyai kebiasaan berburu, pada saat berburu diwilayah kerajaan Huidu tepatnya disekitar lereng gunung Pohuloto sang raja merasa haus. Karena Kehausan tersebut raja Pulu Moduyo beristirahat sejenak dan tanpa sadar beliau menancapkan tombaknya ketanah, dengan kesaktian yang dimilikinya maka munculah BUTU (Sumur Kecil). Di Butu tersebut keluarlah air hangat / Agak Panas (Taluhu Mopatu) dan bersih, maka raja Pulu Moduyo meminumnya dan ternyata terasa segar dan sontak saja seluruh rombongan ikut meminum air tersebut.

Catatan: Sekarang keberadaan butu tersebut sudah tidak ada lagi karena telah tertimbun dan tertutup dengan tanah.

Dengan kejadian tersebut maka ilanthanga (Bentangan wilayah) dimana raja berburu diberi nama Talumopatu yang berasal dari dua kata yakni:

KataAsalArti
TaluTaluhuAir
MopatuMopatuPanas
Talumopatu = "Air Yang Panas"

Pada masa berdirinya Kerajaan Bulango, masyarakatnya telah memeluk agama Islam termasuk Sang Raja Pulu Moduyo, maka nama Talumopatu diambil dari pengertian sebagai berikut:

Talu

Pasukan

Mo

Rombongan Besar

Patu

Pengikut Taat

Talumopatu dapat diartikan: "Rombongan Pasukan Raja yang patuh dan taat mendampingi sang Raja"

Sejarah ini merupakan warisan leluhur yang patut kita jaga dan lestarikan

Lihat Galeri Sejarah