Bakti Sosial Dan Kemasyarakatan

Cegah Stunting Sejak Dini, Desa Talumopatu Gelar Sosialisasi DASHAT dan Edukasi Gizi bagi Ibu Hamil

Admin Desa
Pemerintah Desa Talumopatu
β€’
21 Agustus 2026
β€’
2 menit baca
Cegah Stunting Sejak Dini, Desa Talumopatu Gelar Sosialisasi DASHAT dan Edukasi Gizi bagi Ibu Hamil
Cegah Stunting Sejak Dini, Desa Talumopatu Gelar Sosialisasi DASHAT dan Edukasi Gizi bagi Ibu Hamil
Talumopatu – Pemerintah Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil. Dalam upaya mencegah stunting dan memastikan tumbuh kembang janin yang optimal, desa setempat menggelar sosialisasi program DASHAT (Desa Anti Stunting Hebat) yang berfokus pada pemenuhan gizi seimbang, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Talumopatu ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, bidan desa, kader Posyandu, serta puluhan ibu hamil dan calon pengantin dari berbagai dusun di wilayah Talumopatu.

Pj. Kepala Desa Talumopatu NORTON NEO, SIP dalam sambutannya menegaskan bahwa program DASHAT bukan sekadar slogan, melainkan gerakan nyata untuk memastikan setiap anak yang lahir di Desa Talumopatu bebas dari ancaman stunting.

"Kunci generasi yang cerdas dan sehat ada di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Oleh karena itu, melalui sosialisasi DASHAT hari ini, kami ingin ibu-ibu hamil paham bahwa makanan bergizi tidak harus mahal, tapi harus bervariasi dan memanfaatkan potensi lokal kita di Tapa," ujar Kepala Desa.

Edukasi Gizi Berbasis Pangan Lokal

Fokus utama sosialisasi kali ini adalah edukasi mengenai cara menyusun menu makanan bergizi bagi ibu hamil. Pihak Puskesmas Tapa yang hadir sebagai narasumber menekankan pentingnya asupan protein hewani, zat besi, dan asam folat.

Para ibu hamil diedukasi untuk tidak hanya bergantung pada Tablet Tambah Darah (TTD), tetapi juga memperbaiki pola makan sehari-hari. Mengingat letak geografis Kecamatan Tapa yang dekat dengan sumber air dan perikanan, pemanfataan ikan lokal, telur, serta sayur-sayuran hijau seperti kelor dan bayam sangat ditekankan.

"Ibu hamil harus makan lebih banyak dari biasanya, tapi yang penting adalah isinya. Pastikan ada lauk pauk sumber protein seperti ikan atau telur di setiapΰΈ‘ΰΈ·ΰΉ‰ΰΈ­ makan, serta perbanyak sayur untuk mencegah anemia," jelas perwakilan tenaga kesehatan Puskesmas Tapa.

Antusiasme Warga

Salah satu peserta sosialisasi, seorang ibu hamil usia kandungan 6 bulan, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia mengaku sebelumnya sering bingung membedakan mana makanan yang benar-benar bergizi untuk janinnya.

"Baru saya tahu kalau ikan lokal kita itu sangat bagus untuk otak bayi, dan cara masaknya pun tidak harus yang rumit. Terima kasih kepada Desa dan Puskesmas sudah memberikan ilmu ini," ungkap salah satu peserta ibu hamil.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan pembagian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal kepada ibu hamil. Pemerintah Desa Talumopatu berharap, melalui program DASHAT ini, angka kematian ibu dan bayi dapat ditekan, serta lahir generasi emas Talumopatu yang sehat dan bebas stunting di masa depan. (Tim Redaksi Desa Talumopatu)

Bagikan Artikel Ini:
Ditulis oleh
Admin Desa Talumopatu

Artikel ini diterbitkan oleh Tim Redaksi Website Resmi Desa Talumopatu.